Sejak Kecil Gus Baha’ Kagumi Kewalian Syaichona Kholil Dalam Ilmu Nahwu

oleh -5.544 views

SYAICHONA.NET- Ngaji Turats Syaichona Cholil bersama Gua Baha’ dan Gus Ghofur kitab Taqrirat Syaikhina Kholil Ala Mandzumati Nuzhatit Tullab Fi Kowaidzil I’rob dan Isti’dadul Maut yang baru saja di terbitkan  Gus Baha’ menjelaskan bahwa dengan syaichona cholil bisa mengarang nahwu Kitab Taqrirat Syaikhina Kholil tersebut menunjukkan bahwa Syaichona Moh. Cholil memang adalah Ulama’ sekaligus Wali.

‘’adanya kitab taqrirat Syaikhina Kholil ini menurut saya beliau itu benar- benar wali karena diantara syaratnya wali itu menyelamatkan naskah karena agama ini dibawa dengan Al- Qur’an dan Hadis semua itu berbentuk naskah’’ucapnya kepada ribuan Masyarakat yang hadir.

Ngaji Turats kitab Syaikhona Kholil yang baru saja diterbitkan oleh generasi ke lima Dzurriyah Syaichona Moh. Cholil, tersebut Gus Baha’ mengaku dihadapan masyarakat yang hadir bahwa Gus Baha’ ketika masih kecil suka membaca kitab nahwunya Syaichona Moh. Cholil karna memang Syaichona Moh. Cholil terkenal alim dalam bidang nahwu serta kewaliannya.

Baja juga : Ribuan Masyarakat Hadiri Ngaji Turats Syaichona Cholil bersama Gus Baha’ dan Gus Ghofur

BUPATI BANGKALAN BERI KENANG-KENANGAN KEPADA GUS BAHA

Ngaji Perdana, Gus Baha Pimpin Ngaji Turats Di Ponpes Syaichona Kholil

”saya termasuk orang yang suka baca nahwunya Syaichona Moh. Cholil karna dulu ketika saya kecil terkenalnya Syaichona Cholil itu bisa meng-alfiahkan ilmu menjadi hakikat atau menghakikatkan al- fiah’’ tutur Gus Baha’.

Gus Baha’ juga senang wali seperti Syaichona Cholil ini karna Syaichona Cholil selain terkenal kewaliannya juga masyhur dalam bidang nahwunya.

“Saya senang Syaichona Cholil terkenal wali juga terkenal alim nahwunya, saya dulu ngaji ke Mbah Maemoen kitab Jam’u jamik yang kitab nahwunya bulat- bulat, saya senang kalau ngaji kitab yang nahwunya bulat- bulat, mbah Maemoen sampai sepuh ya.. baca ibnu agil, itu memang seakan- akan syaratnya ulama’ yang jadi wali bukan wali yang jadi ulama’ itu harus alim billughatil arabiyah atau billisanil arabiyah’’ucapnya.

Reporter : Fakhrul

EDITOR : ACH. SHOIM KARIM