Dua Perintah Allah SWT, Ummat Nabi Muhammad SAW Harus Tahu

oleh -120 views
Dari kanan, Syekh Aun Al-Quddumi Yordania bersama Habib Zainal Abidin Assegaf Pekalongan.

Syaichona.net – Banyak kebahagiaan yang sering kita rasakan, akan tetapi kebahagian itu malah menjauhkan diri kita dari Allah SWT dan Rasulnya, bukan malah mendekatkan diri kita kepadanya. Dan sejatinya kebahagian ialah ketika diri kita bisa mendekatkan kepada Allah SWT dan Rasulnya.

Salah satu cara mendekatkan diri kita kepada Allah SWT dan Rasulnya ialah dengan mengikuti sesuatu yang diperintah dan menjauhi apa-apa yang dilarang.

Allah subhanahu wa ta’ala berfirman: إِنَّ اللَّهَ وَمَلَائِكَتَهُ يُصَلُّونَ عَلَى النَّبِيِّ ۚ يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا صَلُّوا عَلَيْهِ وَسَلِّمُوا تَسْلِيمًا

“Sesungguhnya Allah dan Malaikat-malaikat-Nya bershalawat untuk Nabi. Wahai orang-orang yang beriman, bershalawatlah kalian untuk Nabi dan ucapkanlah salam penghormatan kepadanya.” [Al-Ahzaab: 56]

Dari ayat diatas bisa kita pahami bahwa Allah SWT memerintahkan kita untuk bersholawat dan memberi salam kepada junjungan kita Nabi Muhammad SAW.

Ketika para sahabat mendengar perintah dari  Allah SWT untuk bersholawat dan memberi salam kepada Nabi Muhammad SAW, para sahabat mendatangi Rasullah kemudian bertanya, “bagaimana cara bersholawat dan memberi salam kepadamu ya Rasulullah” kemudian Nabi Muhammad SAW menjawab, “اَللَّهُمَّ صَلِّ وَسَلِّمْ عَلَى نَبِيِّنَا مُحَمَّدٍ”

sesuai dali-dalil yang shoheh, lafadz sholawat tersebut merupakan sholawat yang paling ringkas, HR. At-Tabrani.

Dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu, Nabi Muhammda SAW pernah bersabda: مَنْ صَلَّى عَلَىَّ وَاحِدَةً صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ عَشْرًا

” Barangsiapa yang bershalawat kepadaku sekali, maka Allah akan bershalawat kepadanya sepuluh kali .” (HR. Muslim, no. 408)

Dari hadis ini menunjukkan, barang siapa yang bersholawat satu kali kepada Nabi Muhammad SAW maka Allah SWT akan membalas dengan memberikan sepuluh rahmat kepada orang yang bersholawat kepada Nabi Muhammad SAW satu kali.

Dan ketahuilah, bahwa Allah memberikan dunia kepada orang-orang yang dicintai Allah dan juga kepada orang yang dibenci Allah, akan tetapi Allah tidak memberikan kecintaan terhadap agama didalam hati seseorang, kecuali orang yang telah dipilih dan dicintai oleh Allah SWT.

Dikutip dari tausyiah Syekh Aun Al-Quddumi Yordania dalam acara sanjung rosul resepsi pernikahan Mas En dan Neng Fiya, senin (17/07) di Pondok Pesantren Syaichona Moh. Cholil Bangkalan.

***

Penulis: Harun Al Rasyid

Editor: Shoim Karim