Gus Muwafiq: Pernikahan Itu Hal Tidak Masuk Akal Dan Cinta Itu Aneh

oleh -634 views
Ceramah Gus Muafiq Pada Resepsi Pernikahan Mas En Dan Neng Fiya

SYAICHONA.NET, Bangkalan – Acara resepsi pernikahan agung Mes En dengan Neng Fiya  yang digelar selama dua hari tiga malam telah usai. Dimalam puncak  acara resepsi pernikahan tersebut dihadiri Kyai Muda Nahdlatul Ulama asal Sleman Yogyakarta, Kyai Muafiq atu yang dikenal Gus Muwafiq sebagai penceramah dalam resepsi pernikahan agung tersebut. Malam Kamis, (17/07). Yang bertempat di Pondok Pesantren Syaichona Moh. Cholil Bangkalan.

Dengan gaya cirihasnya, ceramah yang disampaikan Gus Muawafiq mengundang tawa para hadirin dengan mengedepankan nilai-nilai tentang Agama, salah satunya yang beliau  bahas tentang sunnah Nabi Muhammad SAW yang berupa pernikahan.

Menurut Gus Muafiq, perkinahan merupakan sesuatu yang sangat muskil dan menjengkelkan, tapi membahagiakan. Beliau menyampaikan hal demikian terkait dengan pernikahan, karna dalam pernikahan menyatukan dua pasangan yang berbeda menjadi satu. “kalo Allah sudah mempersatukan seseorang tempat kencengpun dicari, dibalik pernikahan yang kita saksikan dimalam hari ini sangat muskil dan tidak masuk akal”. Lanjutnya

“Dan dalam sejarahnya perkinakan ini adalah syariat pertamanya Allah buat manusia, jadi manusia itu sebelum disuruh sholat sebelu disuruh haji dan sebelum disuruh puasa langsung disuruh nikah”. Dauh Gus Muwafiq.

Beliau juga menambahkan, bahwa  sekian lama penelitian yang menyatukan kedua muskilat ini adalah karna Allah menumbuhkan sesuatu yang berupa mahbbah (cinta). Dan cinta itu aneh, karna cinta itu tidak bisa diprediksi kapan datangnya tapi dia ada.

Pemotongan Kue Oleh Gus Muwafiq Yang Akan Diberikan Kepada Kedua Mempelai

“coba kalian tanya kepada yang menikah, kenapa kalian mencintai yang ini bukan yang itu, dan semuanya tidak ada yang bisa menjawab, karna cinta itu rahasia percikan rohmannya Allah pada manusia, itulah yang dinamakan mahabbah. Dan rohmannya Allah itu berupa kasih sayangnya didunia dan akhirat”. Ucap kyai kondang asal Sleman Yogyakarta.

Dan diakhir ceramahnya beliau mendoakan kedua mempelai, Mas En dan Neng Fiya agar diberikan keberkahan dalam rumah tangganya di dunia sampai di akhirat.

Pemberian Clurit Oleh Ra Nasih Kepada Gus Muwafiq

Seusai ceramahnya, majelis keluarga Pondok Pesantren Syaichona Moh. Cholil Bangkalan selaku shohibul hajah (tuan rumah) acara resepsi pernikan antara Mas En dan Neng Fiya memberikan kenang-kenagan kepada Gus Muwafiq khas Madura yang berupa celurit.

***

Penulis: Harun Al Rasyid

Editor: Shoim Karim