Peringatan Haul Pertama Wali Majdub dari Bangkalan

oleh -360 views
KHUSUK: Munajat Habib Muhammad bin Umar Bondowosa Sebelum Pengajian Berakhir. Minggu,(31/03/2019) Malam.

Syaichona.net – Ratusan Takziayah  dari berbagai daerah memadati komplek Pondok Pesantren Syaicona Moh. Cholil Bangkalan. Pasalnya, pada minggu (31/3/2019) digelar kegiatan Haul Pertama KH. Kholilurrohman atau yang sering disebut Ra Lilur. Ra Lilur merupakan salah satu keturunan Syaicona Moh. Cholil Bangkalan (Mbah Kholil) sang maha guru ulama Nusantara.

Menurut pandangan masyarakat, Ra Lilur yang merupan cicit dari Syaichona Cholil Bangkalan ini, di kenal sebagai wali majdub selama hidupnya.

Dalam haul al-maghfullah Ra Lilur yang pertama tadi malam, diadakan beberapa rangkaian kegiatan, diantaranya, pembacaan tahlil ba’da isya’, yang kemudian dilanjutkan dengan pembacaan Dzikir dan Sholawat oleh jamiyah ahbabul musthofa bangkalan asuhan RKH. Fakhrillah Aschal yang diselingi dengan tawajjuh bersama.

Setelah pembacaan dzikir dan sholawat bersama usai, acara di akhiri dengan mauizdotul hasanah oleh Habib Muhammad Bin Umar Al-Haddar Bondowoso.

Dalam ceramahnya, beliau mula-mula menjelaskan tentang definisi dari sebuah haul “secara bahasa haul ialah tahun, sedangkan haul secara makna yakni mengenang satu tahun dari wafatnya”.dauh habib

Adapun inti dari pelaksanaan haul ini adalah, Habib Muhammad bin Umar melanjutka, untuk mengenang jasa-jasa orang mulia dan memuliakannya karena telah berjasa pada kita semua. Mereka-mereka adalah para Ulama, Auliya, dan orang-orang yang sholeh.

Esensi dari peringatan haul merupan ”sebagai bentuk rasa syukur dan terima kasih kita kepada mereka-mereka yang telah mempunyai jasa selama hidupnya,” imbuh habib.

Dan Habib membacakan sebuah ayat al-Qur’an yang menjelaskan anjuran  melaksanakan haul “مَنْ لَمْ يَشْكُرِ النَّاسَ لَمْ يَشْكُرِ اللهَ artinya; barangsiapa yang tidak berterima kasih kepada manusia maka dia tidak dapat bersyukur kepada Allah SWT.” terang Habib.

Di penghujung ceramahnya, beliau bermunajat agar para hadirin dapat berkumpul bersama KH. Kholilurrohman kelak disurga dan dicatat dalam buku KH. Kholilurrohman sebagai orang yang akan diberi syafaat oleh beliau.

 

Reporter: Harun Al Rasyid

Editor: Shoim Karim