Hal Penting Yang Disampaikan Ra Nasih

oleh -366 views
Syaichona.net - Hal Penting Yang Disampaikan Ra Nasih

Syaichona.net – RKH. Moh. Nasih Aschal (Ra Nasih) menghadiri acara Penutupan M3 (Majelis Musyawaroh wal Munadhoroh) Pondok Pesantren Syaichona Moh. Cholil Bangkalan. Kegiatan yang menjadi salah satu agenda tahunan yang diselenggarakan oleh pengurus harian anggota M3. Acara ini bertempat di gedung pertemuan pesantren, Selasa, (26/03/2019).

Dihapan para santri, Ra Nasih menyampaikan berepa hal penting yang harus dijadikan sebagai pegangan bagi para santri agar menjadi manusia yang selamat dari sebuah fitnah dengan cara menjaga identitas kesantrian.

“agar menjadi santri yang selamat, maka jagalah identitas kesantrian dan juga menjaga budaya kepesantrenannya,”. Dauh Ketua Umum Ponpes Syaichona Moh.cholil Bangkalan

Beliau melanjutkan, bahwa menjaga ukhwah di pesantren harus diprioritaskan, karna dengan menjaga ukhwah tersebut kita akan selalu bersama tampa adanya pertikaian.

“kalo kita tidak bisa menjaga apa yang kita miliki, menjajaga apa yang menjadi kebiasaan atau keistiqomaan yang berada di pesantren, saya khawatir akan terjadinya pertikaian dan perpecahan dalam  hidup yang akan dilakukan oleh para santri,”. Himbau  Ra Nasih

Kemudian beliau menambahkan dengan sebuah hadis, bahwa rasulullah pernah memohonkan ummatnya kepada Allah tiga perkara.

Pertama, Rasulullah SAW memohonkan agar ummatnya diselamatkan dari yang namanya kelaparan. Kedua, Rasulullah SAW meminta agar ummatnya tidak tertimpa musibah tenggelam seperti halnya Nabi Musa, kemudian Allah SWT mengijabahkannya. Dan terakhir Rasulullah SAW meminta agar ummatnya tidak berselisih pendapat, namun Allah SWT menolaknya.

Sehingga dari perselisihan tersebut kita sering mendengar, “perbedaan pendapat adalah rahmat” dan dengan perselisihan itulah turunnya rahmat Allah.

Tetapi, ketika kita tidak dapat memahami terhadap konsep rahmat dalam perbedaan itu sendiri, maka akan menjadi sebuah bencana dan perpecahan dalam ikhtilaf (perbedaan) tersebut. Imbuhnya.

Dipenghujung sambutannya, beliau menyampaikan bahwa maksud dan tujuan bermusyawarah ialah untuk menghilangkan kebodohan dan memahami apa yang dimaksud dengan sebuah kealiman.

Penutupan M3 ini dihadiri segenap dewan asatidz dan anggota M3 satu yang tergabung dari mulai kelas satu tsanawiyah hingga kelas tiga aliyah dan juga dihadiri anggota M3 dua yang beranggotakan mulai santri kelas empat ibtidaiyah sampai kelas enam ibtidaiyah.

Reporter: Harun Al Rasyid

Editor: Shoim Karim