Menyambut Tahun Baru 2019 Dengan Positif

oleh -1.465 views
Suasana Sholawat Bersama Menyambut Malam Tahun Baru 2019 Oleh Ssantri Ponpes Syaichona Moh. Cholil Bangkalan (31/12/2018)

SYAICHONA.NET, BANGKALAN – Euforia perayaan Tahun Barun 2019 tidak hanya bisa dirasakan oleh kalangan masyarakat umum, pasalnya para santri juga turut serta merasakan Euforia perayaan pergantian malam Tahun Baru 2019 dengan mengimplementasikan hal-hal positif.

Seperti yang dilakukan santri Pondok Pesantren Syaichona Moh. Cholil Bangkalan, mereka menyambut malam pergantian tahun baru 2019 dengan mengadakan Sholawat Bersama , Selasa (31/12/20108).

Meski diguyur hujan, ratusan santri putra dan putri Ponpes Syaichona Moh. Cholil tetap semangat melantunkan senandung sholawat kepada baginda Nabi Muhammdad SAW dalam keadaan basah kuyup diterpa hujan deras.

Tidak hanya sholawat bersama yang dilaksanakan untuk menyambut tahun baru 2019, juga diadakan kuis kepada para santri dan juga para hadirin dari luar pesantren, dengan pertayaan yang berkaitan dengan ilmu fiqih, tauhid dan pertanyaan seputar Majlis keluarga pesantren.

Hadiah diberikan langsung oleh RKH. Nasih Aschal selaku ketua Umum Pesantren, RKH. Karror Abdulloh Schal ketua Jamiyah Sollu Community dan Nyai Hj. Mutmainnah Aschol pengasuh Santri putri. Hadiah yang diberikan kepada pemenang kuis sangat beragam mulai dari Jas milik Ra Nasih, Surban milik Ra Karror hingga baju rumpi milik Nyai Mutmainnah.

Pemberian Surban Kepada Pememang Kuis oleh Ra Karror

Pelaksanaan sholawat bersama dan lomba kuis dalam rangka menyambut tahun baru 2019 ini terselenggara karena adanya sebuah kerja sama. “Berkat kerja sama antara Jamiyah Shollu Community dan Ponpes Syaichona Moh. Cholil, acara menyambut tahun baru 2019 ini dapat terlaksana”. Dauh Ra Karror selaku pemimpin Acara Sholawat Bersama.

“Semoga dengan pembacaan sholawat malam tahun baru 2019 menjadikan tahun barokah bagi kita semua” imbuh Ra Nasih.

Beliau juga berharap dengan pembacaan sholawat ini indonesia di jauhkan dari bahaya “ segala musibah yang turun dari atas langit dan juga musibah yang keluar dari dalam bumi”. Ujar ketua umum pesantren. (har/ras)