Shafar dan Permasalahannya

oleh -959 views

Syaichona.net – Shafar merupakan nama bulan kedua dalam kalender islam (hijriyah). Nama shafar sendiri sudah ada sejak zaman jahiliyyah

Mengutip perkataan yang pernah dikemukakan oleh imam As-Suyuthi dalam kitabnya yang berjudul “Syarh Suyuthi ‘Ala Shahih Muslim”.

Beliau berkata : “ .. nama-nama bulan dalam kalender hijriyah selain bulan muharram kesemuanya sudah ada dalam di zaman jahiliyyah terdahulu. Sementara, dulu oramg jahiliyyah menyebut bulan muharram dengan sebutan Shafar Awwal.”

Pada hakikatnya semua hari dan bulan itu baik, mengenai kepercayaan keliru yang merambah di masyarakat luas menyikapi opini yang menyatakan bahwa bulan shafar merupakan bulan sial, bulan bencana dan bulan mala petaka, adalah salah besar.

Baca juga : Semestinya Puasa Sunnah Di Bulan Muharram Tidak Hanya Dilakukan Pada Tanggal 9 Dan 10 Muharram Saja

Sebagian masyarakat indonesia menganggap pamali (tidak baik) mengadakan walimah (hajatan) baik itu resepsi pernikahan karena dikhawatirkan pernikahannya tidak akan langgeng dan kedepannya dikhawatirkan tidak dapat memiliki keturunan, begitu juga dengan hajatan sunnatan.

Padahal, sebenarnya sejak 14 abad silam Rasulullah SAW  dengan tegas telah membantah kepercayaan yang menyatakan bahwa shafar adalah bulan sial.