Bahasa Madura Bahasa Ahli Surga

oleh
Habib Muhammad bin Umar al-Haddar Bondowoso Menyampaikan Perihal Bahasa Madura Bahasa Ahli Surga.

Syaichona.net-Menyambut Tahun Baru Islam 1 Muharram  1440 Hijriyah pengurus Thoriqoh asy-Syadziliyah Bangkalan mengadakan Tabligh Akbar di halaman parkiran martajsah, Maqbaroh Syaichona Moh Cholil Bangkalan Selasa (10/09) malam.

Tabligh akbar tersebut dihadiri Habib Muhammad Bin Umar al-Haddar Bondowoso sebagai muballigh dan turut hadir juga R. Abdul Latif Amin Imron  Bupati Bangkalan, Habib Ahmad bin Abu Bakar as-Segab dari Tuban sebagai duet sholawat bersama RKH. Fakhrillah Aschal.

Ratusan santri juga turut membanjiri hamalan Martajasah dari Pondok Pesantren Syaichona Moh. Cholil Bangkalan mengikuti acara Tahun Baru Islam 1440 H.

Tentang Madura

Dalam kesempatan itu, Habib Muhammad bin Umar al-Haddar Bondowoso dalam tausiyahhya beliau menyampaikan bahwa Bahasa Madura bahasa ahli surga

“Menurut Habib Husen bin Saleh bin Muhammad bin Muhdor  cucu dari Sunan Ampel menyampaikan bahasa Madura bahasa kedua di surga, dengan artian setelah bahasa Arab bahasa Madura oleh karena itu bahasa Madura perlu dilestarikan”.Dauh Habib Muhammad  bin Umar al-Haddar Bodowoso.

Selanjutnya, Habib Muhammad  juga menyampai filosofi tentang arti dari Madura, mbah beliua menyampaikan”Mudhureh Jhiah artinah maddunah negereh”. Madura Red, Madura itu mempunyai arti madunya Negara.Papar Habib

Kemudian beliau mayakinkan kepada para hadirin tentang filosofi Madura bisa mempunyai arti tersebut.

Sebagai mana yang beliau sampaiakan, Madura mayoritas ummatnya Nabi Muhammad SAW bahkan merupakan ummat Nabi Muhammad yang sangat cinta kepada nabi Muhammad SAW.Lanjutnya

dan juga di Mudura ada ulama besar, imam besar, dan guru besar kita bersama yaitu Syaichona Moh. Cholil yang mempunyai murid Syakh Hasyim As’ari yang menciptakan Nahdhatul Ulama organisasi terbesar di Indonesia, dan murid-murid lainnya yang tersebar di seluruh penjuru Indonesia.

Selain tentang Madura yang telah di jelaskan di atas Habib Muhammad juga menambahkan bahwa pulau Madura telah di sebutkan lima ratus tahun yang lalu oleh Wali Allah yang bernama Syekh Umar Mbah Mahromah Yaman, guru syekh Abu Bakar bin Salim menyebutkan “akan ada pulau, dan daerah yang menghidupkan syariat Nabi Muhammad SAW dan pencinta-pencinta Nabi Muhammad SAW yang bernama Madura.

Selanjutnya habib menunjukkan kepada RKH. Fakhrillah Aschal lembaran kitab yang di foto di hp beliau, kitab yang di karang oleh Syakh Umar Mbah Mahromah.

=================

Reporter: Harun Al Rasyid