Waspada Radikalisme-Terorisme.. !!! Kapolda Jatim Ajak Pemuda Memahami Makna Jihad Sebenarnya.

oleh

Maraknya fenomena diakhir akhir ini yang mengguncangkan kita adalah Bom buniu diri yang terjadi di tiga geraja di Surabaya. Membuat para aparat kepolisian beserta pemerintah bersinergi untuk memerangi fenomena tersebut.

Direktur Pembinaan Masyarakat (Dirbinmas ) Polda JatimKombes Pol Drs. Gamar Basri. Mewaklil  Kapolda jatim Irjen Pol Machfud Arifin , SH yang berhalangan untuk hadir pada acara seminar remaja muslim yang dilksanakan di Masjid Al-Akbar Surabaya.  Dirbinmas Gamas Basri Menyampaikan pesan Kapolda Bahwa fenomena yang terjadi pada saat ini adalah bahayanya minuman keras yang marak dioplos dan dikonsumsi oleh para pemuda.

“ Bapak Kapolda Menitip pesan agar kita semua siap untuk memerangi Narkoba karena akan merusak generasi anak bangsa” ucap Pol Drs. Gamas Basri. Adanya Bom bunuh diri yang dilakukan di 3 gereja surabaya merupakan fenomena yang sangat memprihatinkan.

Sebab kejadian tersebut berbeda dengan kejadian dahulu yang tidak berani menampakkan identitasnya “inilah yang sangat diberanikan oleh mereka pada saat ini, karena pada saat melakukan aksinya , sekarang pelaku mulai terang terangan membawa keluarga dan anaknya beserta identitas keluarga baik KK dan KTP” ujarnya

Adanya fenomena ini  (Dirbinmas ) Polda Jatim Kombes Pol Drs. Gamar Basri. Mengajak para pemuda dan remaja muslim yang hadir pada acara seminar tersebut untuk bersama berupaya menangkal faham radikalisme dan berharap kedepannya tidak akan terjadi dan bisa diatasi oleh kepolisian Negara yang berkordinasi dengan Densus 88.

Maka dari itu kepolisian Jawatimur mengajak seuruh Kiai, Ulama, dan Tokoh Agama untuk bisa menyikapi  dan memahamkan makna dari jihad itu sendiri. Karena banyak dari pelaku  aksi Bom bunuh diri mengatasnamakan agama

“tugas kita sekarang adalah membenarkan bahwa paham yang dimaksud adalah keliru, karena tidak ada yang membolehkan jihad itu Bunuh diri” Jelasnya

Reporter : Shoim Karim