Tanak Massal 2.028 Santri Dan Alumni Syaichona Cholil, Berhasil Pecahkan Rekor Muri Dunia

oleh

Santri dan Alumni Ponpes Syaichona Moh. Cholil Demangan Barat Bangkalan, Ahad (01-04) telah Berhasil memecahkan Rekor Muri Tanak Masal dengan peserta terbanyak sejumlah 2.028 santri dan Alumni yang telah tercatat di Museum Rekor Indonesia dengan Nomor Rekor 8376/R.MURI/IV/2018.

Pemecahan Rekor Tanak masal tersebut sebagai rangkain acara Musyawarah Besar (Mubes) pertama yang dilaksanakan selama dua hari mulai hari Sabtu-Ahad (31 Maret-04 April ) yang dilaksanakan di Pondok Pesantren Syaichona Moh. Cholil Bangkalan.

Pemecahan Rekor Muri tersebut dilakukan dengan cara di pandu oleh ketua umum Alumni dan simpatisan Syaichona Moh. Cholil (ASSCHOL) RKH. Moh. Nasih Aschal  dan RKH. Moh Karror Abdullah Schal dengan diiringi lagu Ya lalwathon menuju lokasi Di halaman Madrasah yang telah disediakan tungku dan panci yang berisi beras dan ikan sehinga para peserta langsung siap melakukan kegaitan Tanak Masal.

Lebih Lanjut Ra Nasih (Sapaan Akrab KH. Moh Nasih Aschal) menjelaskan diberbagai awak media yang mewawancarai bahwa kegiatan ini memang sudah menjadi rutinitas santri untuk bertanak Nasi  dan sebagai memperkuat hubungan alumni kepada pesantren, mengingat selain untuk memecahkan rekor muri  karena kebiasaan santri adalah tanak nasi maka untuk Rekor Muri beliau (Ra Nasih) Memilih Tanak Masal dengan peserta terbanyak 2.028 peserta sebagai Pemecah Rekor Muri.

“ Pesan saya kepada Alumni mari satukan hati, satukan Tekad untuk bagaimana mencari solusi bersama terhadap segala macam persoalan keagamaan, harus yakin bahwa Indonesia bisa indonesia jaya” imbuhnya

Di akhir wawancaranya beliau juga berharap  bahwa peran santri dalam konteks politik hari ini santri wajib hukumnya untuk berperan ketika melihat sistem poltik yang semakin campang. Kalu bukan santri siapa lagi yang akan berperan.

Redaktur : Shoim Karim