Pengeboran │Upaya Memenuhi Kebutuhan Air Santri Secara Maksimal

oleh -1.235 views
Suasana pengeboran air di depan daerah a (daerah khusus imni tingkat ibtidaiyya)

Syaichona.net-Demi menunjang sarana dan prasarana pesantren semakin terorganisir dengan baik agar kebutuhan santri terpenuhi secara maksimal, upaya demi upaya terus dilakukan untuk mencari solusinya salah satunya yang telah di realisasikan ialah penambahan sumber mata air.

Setelah melakukakn evaluasi mendalam terhadap ketersediaan dan kecukupan air untuk kebutuhan santri baik untuk mandi atau minum di tahun ini, ternyata ketersediaan air tidak mencukupi hal ini terjadi akibat pengguna air dan ketersediaan air tidak berimbang sebagai solusinya ketua bagian listrik dan perairan melakukan pengeboran (02/08/18). Yang bertempat di depan Daerah A.

“Faktor utama dari tidak cukupnya ketersedian air di jedding utara tiada lain ialah imbas dari rekolasi daerah yang diterapkan sejak akhir tahun pelajaran kemarin”. Kata Ust. Samasul Arifin, Ketua 1 Bagian Listrik dan Perairan Pondok Pesantren Syaichona Moh. Cholil Bangkalan.

Dalam laporan Ketua 1 Bagian Listrik dan Perairan yang diterima, air dari pengeboran ini akan di alokasikan ke jeding utara di belakang Daerah A yang di gunakan oleh santri Daerah A (daerah khusus imni kelas VI), D (daerah khusus santri baru), E (daerah khusus santri PDF) dan F (daerah khusus santri tingkat ibtidaiyyah).

Pengeboran yang dilakukan tersebut, lanjut Ust. Samasul Arifin. berlangsung selama 3 hari, jauh dari apa yang ditargetkan yaitu selesai selama 2 hari, molornya pengeboran tersebut akibat terjadi insiden jatuhnya besi yang pada saat itu sudah mencapai 18 meter, hal tersebut mengharuskan pengurus untuk mengebor kembali di tempat lain sehingga menghabiskan biaya sebesar 25.000.000 berikut dengan pembelian mesin pompa air dan gaji tukang.

“Masalah air ini mendapat perhatin lebih melihat dari penggunaannya yang sangat kental hubungannya dengan kegiatan kepesantrenan, meliputi kegiatan ubudiyah, madrosiyah dan lainnya.” Ungkap beliau yang sangat memperhatikan tugas yang ia emban.

Dhoifur Rohman