Gagasan Baru Metode  Almiftah  Syaichona Cholil,  Ciptakan santri berwawasan Ilmu Dan Akhlaq

oleh -812 views

Dalam rangka menyambut tahun baru Hijriyah 1 Muharrom 1439 Pengurus Daerah Istimewa bekerja sama dengan para Muallim  Almiftah Ponpes Syaichona Moh. Cholil Jum’at malam (22/09) Menggelar rangkain acara lomba diantaranya Tartilul Quran dan cerdas cermat antar kamar yang berlangsung meriah di halaman Daerah Istimewa tersebut.

Acara yang digagas oleh para Muallim tersebut merupakan rencana dalam menyemarakkan tahun baru islam melalui tema “ Berpacu Menggapai Prestasi Dengan Aktifitas Islami” membuat para santri I’dadiyah turut berpartisipasi dalam ajang mengasah kemampuan melalui kegiatan tersebut.

Ketua Almiftah periode 1438 – 1439 H, Ust. Shohibul Hidayah menjelaskan adanya kegiatan tersebut merupakan terobosan baru di tahun ini untuk melatih kecerdasan dan kemampuan pendalaman kitab  para santri almiftah pondok pesantren syaichona moh. Cholil  serta menyemarakkan tahun baru islam1439 H.

“Alhamdulillah acara ini  bisa  disambut dengan semarak oleh para santri dengan harapan semoga kedepannya lebih dikembangkan dan lebih semangat lagi  dari tahun ke tahun” tuturnya saat diwawancarai oleh wartawan Syaichonacholill.net

Adanya kegiatan ini juga disambut baik oleh penanggung jawab al- Miftah Ust. Abdul Fatah, S.Pd.I pasalnya kegiatan tersebut merupakan agenda perdana yang belum pernah dilakukan di tahun tahun sebelumnya sehingga mampu mengasah semangat santri dan adanya daya saing dalam blajar  sehingga  dilaksanakannya lomba cerdas cermat bersamaan pada momentum tahun baru islam.

Selain itu Ust. Abd. Fatah yang juga koordinator Lajnah Tartilur Qur’an dan Tahfidz (LT2Q) berkeinginan untuk mencetak generasi lulusan al-mifatah dapat bersaing dan mumupuni dalam dua aspek yaitu Ilmu dan Akhlaq sehingga para Muallim Al-Miftah  perlu Mengelola kegiatan ektra dari al-miftah PP. syaichona Moh. Cholil .

“kami berupaya untuk memberi suasana baru  dengan kegiatan ekstra gerak badan  dan jalan sehat satu pecan sekali serta setiap pagi setelah takror para santri kami diterjunkan dihalaman  agar para santri tidak jenuh berada di dalam daerah, dan  Alhamdulillah kegiatan ini telah berjalan lancar dengan dukungan para Muallim.” tegasnya

Diakhir wawancaranya Ust. Abd. Fatah Berharap kepada tenaga pengajar Al-Miftah untuk tetap menjaga semangat khidmah kepada pesantren dengan tulus. Serta mempunyai insting tajam dan gagasan baru agar kualitas santri Al-Miftah dapat bermanfaat dalam dua aspek yaitu ilmu       dan ahlak. (Shoim_Karim)